Pages

aku rindu imajinasi yang melupakanku

1 komentar
aku rindu ketika setiap kata yang kuucapkan adalah imajinasi
dan itu membuatku tidak berpikir, menjadi diriku yang sebenarnya
hanya menjadi aku, aku, dan aku.

aku rindu bercengkrama,
menggigit khayalan mereka,
membuat gumpalan lelucon manis,
menghisap ribuan asap humor,

aku rindu imajinasiku.
yang membentang jauh ke angkasa..
membentangi seluruh permukaan samudera luas.
membentangi sudut belahan bumi yang tak terjamah.

saya rindu,
tapi mengapa imajinasi meninggalkanku?
lebih memilih hal lain menggantinya dalam pikiran?
mempersilahkan logika, perasaan, dan cinta mendahuluinya?
mana? mana imajinasi ku?
saya ingin tersenyum!

imajinasi,
tidakkah kau tau bahwa logika itu menyakitkan?
tidakkah kau paham bahwa perasaan itu menyedihkan?
tidakkah kau paham cinta itu kejam?

yang ku butuhkan adalah keseimbangan.
tidak lebih dari apapun, hanya keseimbangan.
antara logika, perasaan, cinta, dan imajinasi.

---------------------------------------------------------
FZ net. bilik 6
15:53 . 22 mei 2010
hujan rintik rintik di temani oleh bau asap rokok. huek.

bukan , tidak ,mungkin

2 komentar
indah bukan bahagia
bahagia bukan senyum
senyum bukan haru
haru tidak kejam
kejam bukan marah
marah tidak sakit
sakit bukan senang
senang mungkin suka
suka bukan cinta
cinta tidak buta
buta bukan nafsu
nafsu bukan tangis
tangis mungkin akhir
akhir bukan usai
usai tidak mulai
mulai tidak jatuh
jatuh bukan simpati
simpati bukan mentari
mentari tidak berseri
berseri bukan menggumpal
menggumpal tidak padam
padam bukan hina
hina tidak suci
suci bukan derita

derita tidak ganas

ganas tidak tau
saya tidak tau apa apa lagi...
 ----------------------------------------------------------------------------

warnet 15 mei 2010
21.09 . bilik 6
hujan keras, sekeras hati ku yang membatu !!

kebahagiaan bukan suatu tujuan *episode serius*

3 komentar
kebahagiaan..
ketika saya merasa senang..
ketika saya merasa betul-betul menikmati musiknya..
menyanyi..
teriak..
menari..
tertawa..
apakah semua itu karena saya bahagia?


(harusnya mi dikasi huruf miring, dedeeeee???)

--------------------------------------------

"kebahagiaan bukanlah suatu tujuan, tapi sebuah metode"
begitulah kata salah satu senior saya pada notes nya di facebook.
( http://www.facebook.com/notes.php?id=1532494284#!/note.php?note_id=388537496683 >> ini alamat nyaa... )

"Ketika kita menempatkan kebahagiaan itu sebagai sebuah tujuan, maka kita secara tidak langsung telah menempatkan kebahagiaan itu di tempat yang jauh. Sangat jauh. Bagi saya, bahagia adalah sebuah cara atau metode dalam menjalani hidup. Dan kita boleh memilih cara apapun untuk menjalani kehidupan kita. kita mau menjalani hidup ini dengan penuh kebahagiaan, kecemasan, atau dengan ketakutan, atau kemarahan, atau dengan cara apa pun itu terserah kita. Kitalah yang memilih. Hanya, tanpa disadari, selama ini kita telah memilih cara yang salah dalam menjalani kehidupan.

Memang, ketika kita berbicara kebahagiaan. maka kita semua akan terjebak pada perbedaan semantik dan semiotika makna kata. dan karena saya juga bukan ahli bahasa, maka saya lebih suka mengajak anda untuk bertanya, indikator kebahagiaan itu sebenarnya seperti apa?

Bagi saya pribadi, indikator kebahagiaan itu adalah ketika kita bisa menikmati apa yang sedang kita lakukan saat itu. Menikmati maksud saya adalah betul-betul merasakan dan mengerti apa yang sedang kita alami dan kita lakukan. dan untuk betul-betul mencapai sebuah kondisi atau keadaan yang namanya "menikmati" itu kita butuh satu hal. yaitu "kesadaran". ya, di situlah kuncinya: kesadaran.

Saat, kita betul-betul menyadari apa yang sedang terjadi di sekitar kita, maka di saat itulah kita mencapai kebahagiaan. Masalahnya adalah, selama ini kita menjalani hidup dengan penuh ketidaksadaran. "
by Andi Fadlan Irwan

-----------------------------------------------------------------------------------
setelah mengomentari notes yang beliau tag kan ke saya, saya semakin tertarik memaknai kata 'bahagia' itu..
ada seorang trainer , yang bertanya..
"apa tujuan hidup anda?"
ada yang bilang menikah. beranak pianak (bahasa mu, dedee..), saling mencinta (satu kali lagi bahasa mu, dede!) ataupun untuk beramal (pintaar.. :))
ya, memang benar..
saya juga dapat dengan cepat menyimpulkan apa jawaban yg diinginkan oleh presenter itu.
"KEBAHAGIAAN"
ya kan? kebahagiaan.. ke. ba. ha. gi. a. an!
k e = ke
b a = ba
h a = ha
g i = gi
a = a
a n = an
ke ba ha gi a an
happiness..

saya dede, yang kalau mau jujur, belum tau siapa diri saya yang sebenarnya..
anak biasa? cewek culuun? ibu peri? bintang iklan? tukang makan? 4n@k g3HoLkZz? model parfum? mahasiswi ? perempuan? ups.. perempuan?

padahal untuk mencapai sebuah kebahagiaan itu, tentu eyke (baca:aku) harus sudah menentukan siapa diri saya dan apa tujuan saya.
apa yang bisa saya lakukan untuk tujuan saya.
objek apa saja yang harus saya manfaatkan.
melalui perantara apa saya mencapainya
( bagaimana gejala klinis dan patomekanisme penyakitnya? )
dan yang paling pahitnya, apa yang harus saya lakukan ketika tidak mencapai tujuan itu.hah? siapa yang harus kusalahkan? penciptaku?

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. "
(Q.S. Adz Dzaariyaat : 56)

dalam alquran tujuan manusia diciptakan adalah untuk berbakti kepadaNya untuk mencapai kebahagiaan hakiki bukan sementara...

saya rasa, semua sudah terjawab.. :)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------

warnet redZONE
19:15 wita bilik 2
wahyu pasti moro-moro krn belum pulang ke rumah, padahal sudah magrib.
dalam keadaan lapar (lagi-lagi)