Pages

Co-ass baru. Dunia baru. Kenyataan.

0 komentar
Assalamualaikum wr.wb
Selamat sore waktu indonesia bagian labuang baji. Labuang? Baji? Ya...
Suatu rumah sakit unik di makassar. Haha

Well done, setelah sekian lama akhirnya saya kembali berkecimpung di dunia blog. Sudah usang dan berdebu kelihatannya *lirik kiri kanan*

------------------
Co-ass.
Co-assisten. Sayangnya kenapa kata "ass"nya dipisahkan dari kata Co?
Apa iya kita ini adalah lubang-lubang p*ntat yg berjalan? Yg bisanya hanya mengamati ini itu dibelakang residen dan supervisor? Haha..
(nb: residen adlh dokter yg mengambil spesialis. Supervisor: dokter ahli)

sekarang saya sedang mengikuti jenjang kepaniteraan klinik. Salah satu jenjang yg harus diikuti sebelum mendapatkan gelar dokter di depan namaku. (ya, setidaknya nama kamu bakalan yg jadi nama belakangku nantinya.. *ihik)

Sekedar berbagi, coass itu tidak se'wow' yg dibayangkan. Sekarang sy tau perasaan kakak2 ketika disapa
X: "ciee kaka coass.. Tawwa.. Kerenta kak"
Y: "astaga.. Keren apanya dek?" (sambil perbaiki kerah jas coasnya)
X: "nda ji kak, lain mi aura ta begitu.."
Y: "ih sembarangnya deh, nantipi korasakan pas coas dek"
X: "aduh.. Nda sabarku jd coass kak >.<"
Y: "yakin?"

Dan begitulah dunia coass.. Mau nda mau harus dilalui, cepat atau lambat akan dilalui. yg membedakan adalah apakah yg dilalui itu bermakna atau tidak. Ya kan?

Sekarang, sy sedang dalam perjuangan memasuki bagian neurologi. Ilmu saraf.
Kedua bagian terberat selama tingkat satu, kata kakak2.

Saat itu, dengan jas putih baru, baju orange terang yg menawan, eyeliner dan lipgloss pink, seorang coass baru memasuki RSP lantai 4..

Setelah asyik cerita2 dan foto2 pake baju coas.. kami terjebak disuatu acara promosi doktor supervisor kami,
"untuk coass minggu 1 diharapkan segera ke auditorium ya, jangan lupa pake almamater"
What? ALMAMATER? Haha *pelan-pelan buka jas coas*
Nasib.
this is our first day???

Setelah berdiri sekitar 3 jam menjadi penjemput tamu (pajangan.red) akhirnya kami disuruh kembali dinas di rumah sakit masing2..
And here we are!!
*buka pintu mobil, masuk pintu rumah sakit dengan jas tertiup angin sepoi2. Slow motion*

Kesandung.
Bruk!

Lalu Kami ketemu sama chief, diberikan pengarahan tentang apa yg harus dilakukan.
N: "jadi dek, kalian akan dibagi jaga. Jaga adalah jam standby diluar jam dinas. Ada jaga siang dan malam. Kalian ada 6 jaga minggu ini. Daftarnya sudah sy buat ya.. Jadi siap2 sebentar ada yg jaga siang dan UGD langsung habis ini. Dan yg jaga siang setelah ini adalah.. Alifia ayu delima"
D: *pura2 tuli*
N: "yang mana alifia?"
D: *tiba-tiba hemiparese*
N: "alifia?"
D: "saya kak!"
N: "jaga siang itu dari jam 4 sampai jam 9 malam ya dek"
D: "jam 9 malam itu masih siang kak?"
N: ".....dan jaga malam itu dari jam 9 malam sampai jam 7 pagi"
D: "iya kak."

Jeng jeng jeeeng... Buta butaa.. Nda tau apa2 langsung jaga siang..
"Apa yg harus hamba lakukan ya Allah?" (nangis di sudut kamar bangsal)


Tiba-tiba..

"siapa yg jaga siang? Ke UGD dlu skarang dek, banyak pasien tapi kurang coassnya!!!"
"saya dok, tapi baru masuk dok, nda tau apa2"
"sini saja... Bawa alat!"

Yah, intinya, setelah itu sy ke UGD. Dan pasien yg pertama sy tindaki meninggal. Entah ini tangan ajaib atau bagaimana? Shock yg mendalam sy rasakan setelah itu. Sy lari ke kantin dan minum heinneken #eh pulpy orange maksudnya.

Setelah kejadian itu, saya semakin sadar bahwa ajal itu tetap ditangan Tuhan, walaupun terkadang prosesnya harus melalui kami, tetap dengan izin-Nya.


Sekian.


----------------------
Sebuah postingan kosong
Rabu, 17:47 @ poli saraf labuang baji
Jaga siang tanpa teman. Sendiri kasian.


Liburan post graduation ! BALI!

0 komentar